Wednesday, August 27, 2014

Solo exhibition by Carlos Llavata : There is nothing outside the text























There is nothing outside the text

I am not a guy of big words but this occasion deserves an exception. When I say text I mean it, I am not saying language or its evolution. Let’s take an example from the huge wide internet range of information and its monotony. How we are write in it. The writing is becoming the main form of communication and even the real experience; we invent new contractions and new pronunciation, shortcuts and long cuts, a new codex and forms, new realities appears in front of the visual avalanche of the network, unreachable abstraction!

In this exhibition the desire of representing a rational the real world issues through the text on canvas as painting itself runs with a compromise of resting from visual imaginary and aesthetics remarked in the words of St. John: “Words made flesh”. In the other hand, I believe that art has no the need to be legitimize but the industry need those parameters and the codex witch articulates a way of production and evaluation, yes it does, like the label, who’s shadow will always be besides the art piece, the label who say about what you are seeing, the label guilty of someone crossing on, between you and the art piece itself, anxious to check who’s the artist, medium, size…and the year of it, interrupting your contemplation of that art piece at that moment, the label who categorize the level of production(oil on canvas, acrylic on canvas….), the label who says who is in charge (category of the artist))…the label in the pure communion with the real and understandable world, the label as the document which links the ideal with the material, the document as the value of things. That is the ironic confluence of the issue here, an experience only can be remembered but never reproduce, well I am convinced that many of the art consumers likes to contemplate more the label than the art piece itself, but that’s another history… or maybe not.

                                                text by Carlos Llavata at the residency in Lostgens KL 2014S



Kekosongan di luar teks

Diriku bukanlah lelaki yang banyak berkata-kata, tetapi kali ini, keadaan ini berhak mendapat pengecualian. Bila ku katakan teks, ku benar-benar maksudkan teks. Bukan bahasa, bukan evolusi bahasi. Teks. Ambil contoh alam maya internet yang besar dan luas dengan maklumat serta 'membosankan'. Bagaimana kita ditulis di dalamnya. Tulisan menjadi cara utama komunikasi termasuk penceritaan pengalaman sebenar kita. Kita telah mencipta kontraksi dan sebutan baru, jalan pintas dan jalan panjang, kodeks dan bentuk baru, mewujudkan realiti baru di hadapan runtuhan visual rangkaian tersebut. Abstraksi luar gapaian!
Menerusi pameran ini, keinginan rasional untuk merealisasikan isu-isu sebenar dunia melalui teks dan kanvas sebagai lukisan tersendiri adalah seiring dengan kompromi dan estetika tercatit di dalam kata-kata St. John, "Words Made Flesh (Perkataan menjadi isi)." Dari pandangan lain, ku percaya bahawa seni tidak perlu disahkan tetapi industri ini memerlukan parameter dan penilaian yang tertentu. Ya, benar. Ambil contoh label yang sentiasa membayangi sisi sebuah seni. Label ini menceritakan seni yang dilihat, label yang menjadi mangsa kejahilan kita, label yang menjadi penghalang di antara anda dan seni itu sendiri.

Begitu beria-ia kita untuk mengetahui artis, medium, saiz ... dan tahun seni tersebut, menganggu perhatian dan pertimbangan kita pada masa tersebut. Label yang mengkategorikan tahap produksi (minyak pada kanvas, akrilik pada kanvas...), label yang menyatakan siapa yang bertanggungjawab (kategori artis)... label yang menyatukan hubungan suci dengan dunia yang nyata untuk mudah difahami. Label ini mendokumentasikan yang sesuai dengan bahan, nilai sesuatu seni.

Itulah titiak pusat ironi isu ini - sebuah pengalaman yang hanya dapat diingati, tetapi tidak dapat dihidup kembali. Ku yakin, ramai yang ingin 'hilang' di dalam sesebuah seni, namun itu ku simpan untuk sejarah lain... atau mungkin tidak.


                                                                                             Malay text translator Lis Suyanto


没有其他, 除了文字

我不是一个喜欢长篇大论的人,但是这次值得破例。当我说文字,我说的就是文字,不是说语言或其进化史。且拿互联网上庞大而单调的资讯作个例子,我们如何书 写?书写逐渐成了主要的沟通方式甚至真实经验,我们发明新的缩写方式和新的发音、缩短或拉长的句子、新的“法典”和形式、伴随大量视觉上的网络而出现的新 的现实,无法企及的抽象概念。
在这次展览中,我用了帆布上的文字表述理性的真实世界,这个欲望,盖过了视觉想象和视觉美学,就如圣约翰说的“血肉的圣言“。
另一方面,我相信 艺术不需要正当性,但是业界却需要这个参数,以及一部记载生产和评估方式的“法典”。是的,确实如此,就如标贴,跟艺术品如影随形。标贴告诉你你看到了什 么,它就像一个横在你和艺术作品本身的他者,让你焦虑地探查谁是作品的作者、媒介、尺寸、年份……这在你观赏艺术作品的当下侵扰了你。标贴,决定了生产的 水平(帆布油画、帆布阿克力);标贴告诉你谁主掌(把艺术家分类)……是标贴,与真实的、可理解的世界作纯粹的交流;是标贴,把概念和原料连结起来;文案 就是作品的价值。
这就是我的作品要表达的讽刺的交汇。这个经验只能被记取,无法复制,当然我深信很多艺术消费者喜欢欣赏标贴甚于艺术作品本身,但那是另一个历史,又或许不....

                                                                                                 
中文翻译: 陈慧思 

No comments:

Post a Comment